Sepeda – Intro

Sepeda adalah tranportasi darat yang dijalankan menggunakan tenaga manusia dengan cara dikayuh oleh ayunan kaki yang menginjak pedal. Komponen sepeda terdiri dari badan, stang, sadel, pedal, jagang, rantai , roda dan ban.

Pelopor alat transportasi darat yang digerakkan oleh tenaga manusia ini, juga mempunyai fungsi sebagai alat olahraga untuk kardio.

Banyak orang menggunakannya sebagai alat transportasi dan sekaligus digunakan untuk mengurangi berat badan. Selain itu manfaat lainnya adalah menghemat pengeluaran.

Jika anda menggunakan  mobil,  tentunya anda harus menganggarkan budget khusus untuk membeli bahan bakar. Dengan bersepeda, anda cukup membeli sebotol air putih untuk menempuh suatu perjalanan agar tidak kecapaian.

Di artikel ini kita akan mengupas habis sepeda dari ujung kaki hingga ujung kepala. Mulai dari kerangka,sejarah, fungsi, jenis, tips membeli, jenis lintasan, dan tips bersepeda

Sepeda dan Frame Sepeda

Body atau Badan

Badan adalah salah satu bagian utama yang biasanya terbuat dari aluminium, besi, atau tembaga. Bentuk badan biasanya terbuat  dari lengkungan logam yang di tekuk.

Sebenarnya bentuk dari body sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Bentuk dari kerangka body  harus dibuat sedemikian rupa design  besinya , sehingga bisa  dikatakan design sepeda.

body sepeda

Stang

Stang merupakan alat kemudi yang kegunaan utamanya adalah mengarahkan kemana arah transportasi darat yang digerakkan oleh tenaga manusia ini, akan berjalan.

Tanpa stang, sepeda akan sangat sulit dikemudikan oleh banyak orang pada umumnya. Meskipun sulit,  ada juga beberapa orang dengan keahlian khusus yang dapat mengendarai sepeda tanpa stang.

stang sepedasepeda sirkus

Kita dapat menemui pengendara sepeda tanpa stang di acara sirkus dan pertunjukan khusus. Mengendarai sepeda tanpa stang tidak dianjurkan untuk orang normal.

Tanpa memiliki keahlian menjaga keseimbangan , 80%  kita akan jatuh ketanah dan tidak bergerak kemana-mana.

Jika anda bersikeras ingin mengendarai sepeda tanpa stang, maka anda harus berlatih rutin dengan melihat video tutorialnya. Anda bisa langsung mencari video tutorialnya di youtube dengan mengetikkan keyword yang tepat.

Sadel

Sedel sepeda merupakan tempat duduk yang digunakan oleh pengemudi untuk mengendarainya. Bentuk dari sadel sepeda bermacam-macam ada yang kecil, besar, bentuk segitiga, bentuk bundar, dan bentuk – bentuk lainnya. Design sadel  biasanya menyesuaikan dari jenis sepeda itu sendiri.

jok sepeda.

Bentuk sadel yang sering digunakan adalah sadel  dengan bentuk segitiga. Design sadel  semacam ini banyak digunakan pada berbagai macam jenis sepeda. Sepeda gunung,  Bmx,  lipat  dan banyak jenis sepeda lainnya.

Pedal dan Gear Sepeda

Bentuk pedal pada sepeda kayuh tidak seperti bentuk pedal pada sepeda motor.  Pedal pada sepeda kayuh bisa digunakan sebagai penggerak sepeda dengan cara mengayuhnya.

Sedangkan pada sepeda motor pedal hanya digunakan sebagai sandaran kaki saja.

Pedal pada sepeda menempel jadi satu dengan gear sepeda. Ya peda saja jika dikayuh namun gearnya tidak berfungsi, maka tidak akan bisa menggerakkan sepeda kemanapun.

Pedal bergerak namun sepeda hanya diam ditempat.

Masalah yang sering terdapat pada pedal adalah pada bagian alas kayuhnya. Alas kayuh pada pedal sering sekali mengalami kerusakan seperti lepas dan patah.

Untuk menghindari masalah ini silahkan anda membeli cadangan alas kayuh pedal agar kaki anda tetap aman selama bersepeda

Jagang

Jagang atau nama lainnya penyangga berfungsi untuk memarkir sepeda ketika sedang tidak dikendarai. Tanpa jagang sepeda akan sulit untuk diparkir.

Mau tidak mau kita harus mencari tempat yang lebih lebar untuk menidurkannya ketika sepeda kita tidak ada jagangnya.

standar sepeda

Rantai

Komponen rantai pada pelopor alat transportasi darat yang digerakkan oleh tenaga manusia ini, merupakan komponen yang sangat vital. Tanpa rantai, sepeda tidak akan dapat dikendarai.

Kita harus rajin-rajin untuk merawat rantai sepeda agar selalu kencang dan tidak karatan. Jika rantai sepeda mulai longgar dan karatan maka anda patut waspada karena itu artinya keselamatan anda mulai terancam.

Bayangkan jika ketika anda sedang kencang-kencangnya mengayuh sepeda karena sedang adu balap dengan teman sejawat dan ternyata rantai anda karatan dan jreng ya anda jatuh tersungkur dijalan dan luka-luka sekujur tubuh.

Tidak asik bukan? Merawat rantai bukan lah hal yang sepele anda harus benar-benar menjadwalkan rutinitas ini setiap waktu tertentu minimum sebulan sekali agar aktivitas bersepeda anda tidak mengalami kendala

Rawatlah rantai sepeda dengan baik hingga kencang dan karatnya hilang. Berilah pelumas satu hari sekali tiap minggunya dan mengelapnya dengan perlahan.

rantai sepeda

Roda dan Ban

Siapa yang tidak familiar dengan komponen ini. Semua transportasi darat pasti menggunakan komponen ini untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya.

Pada sepeda komponen ban dan roda tdak kalah pentingnya dari komponen lain yang ada. Kita harus memastikan agar ban tetap terisi angin yang cukup dan roda tetap bisa berputar.

Anda dianjurkan untuk mengecek ban dan roda sebelum anda mengendarai sepeda setiap kali digunakan.

roda-sepedaban-sepeda

Sepeda dan Sejarahnya

Sepeda memiliki nama kuno yaitu Velocipede. Nama kuno ini berasal dari bahasa perancis. Nama velocipede  dikenal sebagai sebutan untuk sepeda sejak tahun  1700 an.

Kerangka velocipede tidak menggunakan bahan dari besi dan beberapa sumber menyebutkan velocipede tidak memiliki jagang dan pedal.

Hal ini berlangsung cukup lama hingga pada tahun 1818, ada pria Jerman yang bernama Baron Karls Drais von Sauerbronn yang menyempurnakan bentuk dari velocipede.

Usut punya usut ternyata penyempurnaan design velocipede yang dilakukan oleh  Baron Karls Drais von Sauerbronn tidak serta merta membawanya ke bentuk sepeda yang ada sekarang.

Bentuknya masih menyerupai kereta kuda pada jaman itu sehingga rancangannya pada saat itu dikenal dengan nama dandy horse.

Pada sekitar tahun 1839 penyempurnaan kerangka sepeda berlanjut. Seorang pria berkebangsaan skotlandia yang berprofesi sebagai pandai besi menambahkan komponen pedal pada velocipede.

Pria ini juga menggunakan bahan dari besi untuk membuat kerangka velocipede. Pria ini bernama Kirkpatrick Macmillan

Tahun 1855 Ernest Michaux membuat sepeda menjadi seimbang dengan menambah beban pada komponen pedal.  Di tahun 1865 Pierre Lallement membuat roda sepeda semakin kuat dengan menggunakan bahan dari besi yang kemudian di pasang di bagian tengah roda dan di buat melingkar mengikuti roda sepeda yang berbentuk lingkaran yang kini dikenal dengan nama pelek.

Setelah itu jejak penemu sepeda menghilang karena saking banyaknya penyempurnaan-penyempurnan baru yang dilakukan oleh ratusan penemu. Singkat cerita akhirnya terciptalah bentuk sepeda seperti sekarang ini.

Sepeda Sebagai Pelopor Alat transportasi darat berbasis teknologi sederhana

Sepeda merupakan pioner alat transportasi yang terbuat  dari benda mati yang dijalankan menggunakan tenaga manusia. Sebelum ada sepeda manusia lebih sering menggunakan kuda dan unta sebagai alat  transportasi darat.

Dengan adanya Sepeda maka semua urusan yang berhubungan dengan mencapai jarak tertentu akan menjadi lebih mudah.

Dari penemuan sepeda terciptalah penemuan alat transportasi darat lain yang digerakkan menggunakan tenaga manusia.

Sepatu roda, skate board, becak, kereta kuda dan skuter adalah beberapa penemuan alat transportasi darat yang terinspirasi dari penemuan sepeda.

Penemuan sepeda juga mempelopori penemuan alat transportasi darat yang dijalankan menggunakan mesin. Seperti mobil, motor, sepeda listrik, sepatu roda listrik, saketboard listrik hingga kereta api.

Kita harus bersyukur selalu karena penemuan ini adalah asal muasal dari penemuan teknologi transportasi darat yang menggunakan mesin.

Sepeda untuk olahraga

Berolahraga menggunakan sepeda adalah cara berolahraga yang selain efektif juga menghemat pengeluaran. Dengan bersepeda maka kalori tubuh kita akan terbakar sebanyak 750 hingga 1100 kalori dalam waktu satu jam.

Tentunya jumlah kalori yang terbakar juga memperhitungkan lintasan atau medan yang kita lewati, setelan beban pada pedal, dan berapa jauh jarak yang akan kita tempuh.

Berikut adalah beberapa cara untuk meningkatkan efektifitas  pada waktu bersepeda :

Pemanasan

Pemanasan singkat sebelum bersepeda dapat anda lakukan dengan cara menarik nafas panjang melalui hidung dan buang perlahan-lahan lewat mulut.

Anda juga bisa melakukan pemanasan dengan  lari- lari kecil ditempat dan melakukan gerakan senam ringan untuk melemaskan tubuh anda.

Aktivitas pemanasan sebelum berolahraga memang sekilas terlihat sepele. Namun jika ditelaah lebih lanjut aktivitas pemanasan akan meningkatkan  produktivitas pada olhraga yang akan kita lakukan secara massive.

Tempuh Jarak Bersepeda antara 30 km hingga 50 km

Untuk mendapatkan pembakaran kalori yang berarti dalam kegiatan bersepeda diperlukan jarak tempuh yang ideal. Jarak tempuh yang ideal adalah sekitar 30 km hingga 50 km.

Dengan jarak tempuh tersebut tubuh anda akan seperti air yang mendidih yang dengan mudah akan membakar kalori.

Namun jika dirasa kurang, anda dapat menambah jaraknya dengan tempo atau kecepatan yang sedikit lebih lambat. Mengapa disarankan lambat? karena sebelumnya anda sudah berkendara sepanjang 50km jadi jika anda tidak mengurangi kecepatan anda bisa-bisa akan langsung jatuh pingsan ketika menambah jarak tempuhnya.

Mengatur Posisi stang Agar Lebih Rendah dari Sadel

Posisi seperti ini akan membuat kondisi tubuh anda menjadi rileks. Dengan tubuh yang rileks maka anda dapat mengayuh sepeda dengan cepat sehingga kalori anda akan terbakar lebih banyak.

Mengatur stang lebih rendah dari sadel juga tidak menyebabkan cedera keseleo pada otot tubuh anda. Anda akan jauh lebih merasakan manfaatnya ketika anda melakukan tips ini setiap kali bersepeda.

Bawa Sebotol Air ukuran 550 ml

Lupa membawa botol air bisa jadi merupakan problem terbesar bagi orang yang sedang bersepeda. Ketika haus menyengat maka tenggorokan anda  menjadi kering kerontang dan bisa jadi aktitvitas olahraga ini tidak bisa anda jalani dengan kondisi prima.

Hal yang sangat ditakuti pada saat bersepeda adalah ketika kondisi tubuh mengalami dehidrasi.

Ini adalah kondisi dimana tubuh kita sudah tidak kuat lagi untuk beraktifitas dan mendadak lemas.

Jika dibiarkan maka kita akan pingsan secara mendadak. Minum seteguk dua teguk setiap menempuh jarak tertentu sangatlah dianjurkan agar aktifitas bersepeda berjalan dengan lancar.

Gunakan alat keamanan seperti Helm dan Tutup Lutut

Ketika sedang bersepeda kita tidak tahu apa yang akan terjadi di jalan yang kita lalui dan kondisi lalu lintas sekitar.

Menggunakan perlengkapan alat keamanan ini akan membantu meminimalisir resiko cedera pada anggota tubuh kita ketika suatu hal yang paling tidak kita inginkan terjadi.

Tidur dan Istirahat yang Cukup

Satu hari sebelum bersepeda usahakan tubuh anda dalam keadaan yang prima. Tidurlah sekitar 6 sampai 8 jam dan makan makanan yang mengandung nutrisi secukupnya.

Hindari juga aktivitas bermain video game berlama-lama, sehari sebelum anda bersepeda.

Jika anda ingin membaca artikel ini lagi dikemudian hari,
silahkan untuk menghafal beberapa kata ini untuk anda
ketikkan di mesin pencari :

Sepeda adalah
Sejarah sepeda
Frame sepeda
Pedal sepeda
Batang sepeda
Sepeda pancal
jenis frame sepeda
gear sepeda
sadel sepeda
seputar sepeda